Swaraetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Muara Badak memanfaatkan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai momentum untuk mendorong ekonomi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025 ini tidak hanya sebagai ajang seremonial, tetapi juga peluang nyata bagi pelaku usaha mikro di wilayah tersebut.
Camat Muara Badak, Arpan, menegaskan bahwa HKG PKK tahun ini difokuskan untuk memberi manfaat langsung bagi warga, khususnya melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang tersebar di berbagai desa.
“Kegiatan ini melibatkan peserta dari 20 kecamatan. Perputaran ekonomi akan terjadi dan sangat membantu penguatan ekonomi warga,” ujar Arpan, Selasa (20/5/2025).
Berbagai produk lokal, mulai dari olahan makanan khas, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian rumah tangga, akan dipamerkan di tenant-tenant yang disediakan oleh TP PKK kecamatan. Selain itu, lomba-lomba yang digelar selama empat hari menjadi media promosi bagi UMKM lokal, sekaligus meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota PKK.
Pemerintah kecamatan bersama panitia pelaksana telah menyiapkan rangkaian acara secara matang. Persiapan mencakup rapat koordinasi, penyusunan struktur organisasi, hingga pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pokja PKK Kabupaten untuk memastikan semua kegiatan berjalan lancar.
Arpan menekankan bahwa kehadiran ribuan peserta dan pengunjung bukan hanya akan meramaikan acara, tetapi juga membuka peluang ekonomi jangka pendek maupun panjang bagi masyarakat, terutama di sektor kuliner, jasa, dan kerajinan lokal.
“Kami berharap HKG PKK ke-53 ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan penguatan peran PKK di Muara Badak,” tutupnya.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh warga, Muara Badak optimistis peringatan HKG PKK tahun ini akan memberi manfaat nyata bagi ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
(ADV/Diskominfo Kukar)












