Swaraetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Tabang menempatkan pembangunan jalan dan jembatan sebagai prioritas strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayahnya. Upaya ini dianggap penting untuk meningkatkan mobilitas warga, distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menyampaikan bahwa ketersediaan akses transportasi yang memadai sangat berpengaruh pada keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ia menyatakan bahwa pembangunan tidak akan optimal apabila beberapa desa masih sulit dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam.
“Harapan kami di Tabang tetap fokus pada pembangunan infrastruktur jalan sebagai kunci utama pergerakan pembangunan,” ujar Rakhmadani, Senin (2/6/2025).
Rakhmadani juga menyoroti beberapa jalur strategis yang memerlukan perhatian khusus, antara lain penghubung Desa Umaq Bekuai ke Desa Bila Talang, serta jalur Umaq Tukung ke Desa Tabang Lama yang membutuhkan pembangunan jembatan agar akses warga lebih mudah. Panjang jembatan yang dibutuhkan bervariasi, mulai dari 75 meter hingga 120 meter, tergantung lokasi dan kondisi geografis.
“Untuk Umaq Tukung ke Tabang Lama, bentangan jembatan yang diperlukan sekitar 75 meter. Sedangkan penghubung Sidomulyo ke Umaq Bekuai memerlukan jembatan sepanjang 120 meter,” jelasnya.
Berbagai usulan pembangunan infrastruktur ini sudah beberapa kali diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar dengan harapan proyek prioritas segera direalisasikan jika anggaran tersedia. Rakhmadani menekankan pentingnya koordinasi yang terus berjalan dengan pemerintah daerah agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Ia optimistis perbaikan akses jalan dan jembatan akan membawa dampak positif besar bagi masyarakat desa, tidak hanya dalam hal mobilitas sehari-hari, tetapi juga dalam peningkatan layanan publik serta membuka peluang ekonomi baru.
“Infrastruktur ini adalah harapan besar masyarakat. Kalau jalan dan jembatan bagus, semua sektor bisa bergerak. Pendidikan, kesehatan, ekonomi, semuanya ikut terdampak positif,” tutup Rakhmadani.
Langkah ini memperlihatkan komitmen Kecamatan Tabang untuk memastikan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses transportasi yang memadai.
(ADV/Diskominfo Kukar)












