Pangdam VI/Mlw Memimpin Apel Gelar Pasukan, untuk Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 di Kodam VI/Mlw

Swaraetam.com, Balikpapan – Dalam upaya menciptakan Pesta Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2024 yang berjalan dengan lancar, aman, dan damai, TNI, khususnya Kodam VI/Mulawarman, menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai bagian dari persiapan Pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2024 yang juga dilaksanakan di seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, dalam rilisnya pada hari Kamis (1/1/2024) di Makodam VI/Mlw.

Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo bertindak sebagai Inspektur apel dalam acara tersebut, bersama dengan Komandan Apel, Letkol Kav Gunantyo dari Batalyon Kavaleri 13/LSW. Acara tersebut digelar di Lapangan Markas Kodam VI/Mlw dan dihadiri oleh seluruh pejabat TNI di Wilayah Garnizun Kodam VI/Mlw, termasuk Komandan Lanal Balikpapan dan Komandan Lanud Dhomber Balikpapan.

Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, di mana Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memeriksa kesiapan pasukan TNI dalam pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2024 melalui Video Conference (Vicon) kepada para Pangdam di seluruh Indonesia, setelah pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Serentak dalam Rangka Pengamanan Pemilu Tahun 2024 di Lapangan Monas Jakarta.

Sebagai Kompartemen Strategis, Kodam VI/Mulawarman memiliki tugas dan tanggung jawab yang meliputi menegakkan, mempertahankan, dan melindungi NKRI dari berbagai bentuk gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri, di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.

Pangdam VI/Mulawarman telah melakukan persiapan dengan menyiapkan prajurit TNI untuk diperbantukan ke Polri dalam rangka pengamanan Pemilu, dengan jumlah mencapai 6.000 orang. Persiapan ini melibatkan prajurit dari tingkat Kodam, Korem, hingga tingkat Kodim, serta prajurit TNI AL dan TNI AU yang berada di wilayah Garnizun Kodam VI/Mulawarman. Selain itu, telah disusun juga Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai perbantuan TNI kepada Polri untuk menangani unjuk rasa dan potensi bentrok antar pendukung Paslon. Ini termasuk pelatihan Petugas Penanganan Huru-Hara (PHH) dan penempatan minimal 1 Satuan Setingkat Peleton Huru-Hara (SST PHH) di setiap Kodim yang berada di bawah naungan Kodam VI/Mulawarman.

Disampaikan lebih lanjut oleh Pangdam, “Kodam VI/Mlw siap mengamankan kegiatan Pemilu Serentak tahun 2024 di seluruh wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan hingga berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif. Namun terdapat beberapa hal yang harus diantisipasi pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 diantaranya kemungkinan terjadinya Money Politic seperti yang pernah terjadi pada Tahun 2019 di wilayah Samarinda
(Samarinda Utara dan Sungai Pinang), adanya kemungkinan terjadinya penggelembungan suara seperti yang diperkirakan terjadi berdasarkan analisa kejadian di tahun politik sebelumnya di wilayah Balikpapan (Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan).”

Ditambahkannya lagi,” Adanya kemungkinan keterlambatan logistik diperkirakan terjadi akibat kondisi medan yang sulit dan Birokrasi distribusi Logistik yang cukup rumit dari KPU (di wilayah Berau dan Kubar), serta kemungkinan terjadinya perusakan objek vital karena ketidakpuasan pendukung Caleg maupun Paslon di wilayah lain.” ungkap beliau.

Selain mempersiapkan Personel TNI, Kodam VI/Mlw jg telah menyiapkan Alutsista untuk membantu pengamanan serta pendistribusian logistik Pemilu Serentak Tahun 2024. ” Seperti waktu saya bersama Kapolda Kaltim dan PJS Gubernur Kaltim melaksanakan kegiatan di Kabupaten Mahakam Ulu beberapa hari lalu, dimana daerah tersebut sulit dijangkau dan hanya dapat ditempuh melalui jalur udara menggunakan Helikopter, sehingga kita siap membantu dalam pendistribusian logistik Pemilu tersebut”, imbuh Jenderal Bintang Dua Abituren Akmil 1994.

Dalam amanatnya, Pangdam VI/Mlw telah menyampaikan harapannya agar kerjasama antar stakeholder, instansi pemerintah dan swasta, para tokoh agama, adat, masyarakat, dan para partai politik yang berpartisipasi, serta seluruh masyarakat, tetap terjalin dengan baik demi mewujudkan Pemilu Serentak Tahun 2024 yang aman dan damai.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *