Antisipasi Banjir Musiman, Muara Muntai Perkuat Kesiapsiagaan Warga dan Infrastruktur

Swaraetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Muara Muntai terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir musiman yang kerap melanda setiap tahun. Dukungan pemerintah kecamatan dan semangat gotong royong masyarakat menjadi faktor utama agar aktivitas warga tetap berlangsung meski wilayah tergenang air.

Camat Muara Muntai, Mulyadi Adi, menjelaskan bahwa mayoritas warga telah menyesuaikan diri dengan pola banjir tahunan, salah satunya dengan meninggikan rumah untuk menghindari dampak banjir.

“Karena banjirnya ada banyak ikan, masyarakat sudah terbiasa. Artinya, kalau rumah belum ditinggikan ya terdampak. Tapi kalau sudah, aman,” ujar Mulyadi, Senin (2/6/2025).

Musim banjir kali ini memengaruhi enam sampai tujuh desa, seperti Desa Jantur, Along, Kayu Batu, Rebak, Rinding, serta Muara Muntai Ulu dan Hilir. Namun, karena masyarakat sudah terbiasa dan melakukan adaptasi, aktivitas ekonomi maupun sosial tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah kecamatan juga aktif melakukan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah desa dan instansi terkait. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bantuan serta layanan darurat tersalurkan secara tepat.

“Biasanya kami berkoordinasi dengan desa, dan juga dengan Dinas Perkim untuk membantu warga yang kurang mampu,” jelas Mulyadi.

Bantuan dari berbagai pihak, seperti BPBD, Dinas Sosial, Disdamkarmatan, hingga Baznas, sudah mulai diterima masyarakat. Penanganan bersama ini terbukti membantu menjaga kestabilan aktivitas warga di tengah situasi bencana.

Mulyadi menambahkan bahwa meski wilayahnya rutin dilanda banjir, pembangunan desa tetap berjalan lancar dengan dukungan dana desa. Perbedaan anggaran antarwilayah yang ada disebutnya tidak terlalu berpengaruh terhadap pemerataan pembangunan.

“Hampir semua desa sudah maju. Perbedaannya paling sekitar 500 juta, jadi tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Ke depannya, Camat Muara Muntai berharap kerja sama antara pemerintah, desa, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan bencana bisa dilakukan dengan cepat dan masyarakat lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

“Kalau semua pihak bekerja sama, penanganan bisa lebih cepat dan warga bisa tetap beraktivitas meski kondisi tidak ideal,” tutup Mulyadi.

Kolaborasi yang terbangun di Muara Muntai menunjukkan kesiapan yang kuat dalam menghadapi banjir musiman sekaligus memastikan pembangunan tetap berjalan berkesinambungan.

(ADV/Diskominfo Kukar)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *