Bukit Pariaman Optimalkan Potensi Batu Gunung untuk Perkuat Perekonomian Desa

KUTAI KARTANEGARA – Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, memiliki potensi besar di sektor pertambangan batu gunung yang dikenal memiliki kualitas unggul dan banyak digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Sayangnya, pemanfaatan potensi ini masih terbatas karena terkendala persoalan legalitas dan dokumen lingkungan yang belum terpenuhi.

Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi, menjelaskan bahwa izin pertambangan dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) menjadi syarat utama sebelum aktivitas pengelolaan bisa dimulai secara resmi. “Untuk dapat mengelola tambang batu gunung, perizinan dan AMDAL harus dipenuhi terlebih dahulu. Itulah kendala utamanya,” jelas Sugeng.

Pemerintah desa telah berupaya melakukan koordinasi dengan kecamatan, dinas lingkungan hidup, serta instansi teknis terkait guna mendorong percepatan proses perizinan. Sugeng meyakini bahwa jika izin dan dokumen lingkungan telah lengkap, maka batu gunung tersebut bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi desa sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Kalau sudah resmi, batu gunung ini bisa jadi sumber PADes. Dengan kondisi itu, tentu membuka peluang kerja baru bagi warga,” imbuhnya.

Meski potensi ekonominya menjanjikan, Sugeng juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia menyebut bahwa fungsi ekologis batu gunung seperti penahan longsor dan pengendali erosi harus tetap diperhatikan dalam setiap perencanaan tambang. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan secara matang dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa desa terbuka untuk menjalin kemitraan dengan pihak swasta yang memiliki komitmen terhadap tata kelola lingkungan dan sosial yang baik. “Kami sangat berharap ada bantuan dan solusi terkait hal ini. Saat ini, kami hanya bisa menunggu sambil terus mengupayakan agar perizinan segera rampung,” katanya.

Jika kendala administratif dapat diatasi, Desa Bukit Pariaman diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Sugeng pun berharap adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam memanfaatkan sumber daya alam secara sah dan berkelanjutan.

“Manfaat batu gunung ini tidak hanya untuk desa, tapi juga untuk masyarakat luas dan pembangunan daerah secara umum,” pungkas Sugeng.

(ADV/Diskominfo Kukar)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *