Bupati Aulia Paparkan Pidato Perdana, Angkat Visi “Kukar Idaman Terbaik

Swaraetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Untuk pertama kalinya sejak dilantik, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyampaikan pidato resmi di hadapan anggota DPRD Kukar. Pidato tersebut dibacakan dalam Rapat Paripurna ke-14 yang berlangsung di ruang rapat utama gedung dewan pada Senin (30/6/2025). Bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, Aulia memperkenalkan arah pembangunan daerah dengan mengusung visi “Kukar Idaman Terbaik”.

Aulia menjelaskan bahwa awal masa pemerintahannya diisi dengan sosialisasi visi dan misi Kukar Idaman, baik kepada jajaran Pemkab, DPRD, maupun masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan seiring dengan proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. “Ini adalah langkah awal membangun landasan kebijakan yang solid, terarah, dan berkelanjutan bagi kemajuan Kukar lima tahun ke depan,” ungkap Aulia.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tetap berpedoman pada RPJPD 2025–2045 sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 16 Tahun 2024. Visi besar “Kukar Maju, Tangguh, dan Berbudaya” menjadi acuan, sementara periode 2025–2029 diposisikan sebagai fondasi penting menuju transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan yang lebih tangguh dan kompetitif.

Dalam pidatonya, Aulia memaparkan visi menengah “Kutai Kartanegara Idaman Terbaik” dengan prioritas pada ketahanan pangan, pengembangan pariwisata, serta penguatan industri hijau. Untuk mewujudkannya, ia merinci lima misi pembangunan, yaitu peningkatan layanan dasar, penguatan ekonomi non-ekstraktif, reformasi tata kelola, pengembangan pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“Semua misi ini disusun untuk menghadirkan keadilan dan kemajuan yang bisa dirasakan hingga ke pelosok desa,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Aulia meluncurkan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat. Beberapa program tersebut antara lain makan bergizi gratis untuk balita dan lansia, beasiswa kuliah dan subsidi pendidikan, dukungan bagi sekolah swasta dan pesantren, peningkatan pendapatan petani, nelayan, dan peternak, serta kredit usaha rakyat daerah hingga Rp500 juta.

Selain itu, terdapat pula insentif untuk guru ngaji dan imam masjid, pembangunan rumah layak huni, penyediaan layanan internet desa gratis, pembangunan TPS-3R, serta pengembangan seni dan budaya melalui pusat seni di setiap kecamatan dengan hibah Rp100 juta per komunitas.

Aulia menekankan bahwa keseluruhan program tersebut akan dimasukkan ke dalam RPJMD 2025–2029 yang ditargetkan disahkan menjadi Perda paling lambat 23 Desember 2025. “Kami mengajak DPRD dan semua pemangku kepentingan untuk menyukseskan konsolidasi RPJMD agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh kebijakan di Kukar akan diselaraskan dengan rencana pembangunan nasional dan provinsi. “Pembangunan Kukar harus selaras dari pusat hingga desa agar tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.

Dengan penyampaian pidato perdana itu, pasangan Aulia–Rendi resmi memulai agenda kerja nyata untuk membawa Kukar menuju pembangunan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

(ADV/Diskominfo Kukar)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *